| Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan Oleh PD dan TAPM Tulang Bawang |
Program ini
diinisiasi dengan total investasi sebesar Rp. 180 juta untuk satu paket kandang
yang menampung 600 ekor ayam petelur. Kegiatan ini sepenuhnya didanai
menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) yang bersumber dari
Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Menurut Direktur
BUMKam Citra Kekatung Lestari, Bapak H. Jaimin, kegiatan ini tidak hanya
bertujuan untuk profitabilitas semata, tetapi juga sebagai pilar utama dalam
menjamin ketersediaan sumber protein hewani yang terjangkau bagi warga kampung.
"Alhamdulillah,
program ini berjalan lancar sejak dimulai pada bulan April lalu. Dengan 600
ekor ayam, kami sudah bisa memproduksi sekitar 26 kilogram telur per
hari," ungkap Bapak H. Jaimin.
Hasil produksi
telur tersebut saat ini dijual dengan harga Rp. 21.000 per kilogram di pasaran
lokal. Angka produksi yang stabil ini memberikan kontribusi nyata terhadap
perputaran ekonomi di Kampung Kekatung.
Dengan asumsi
produksi rata-rata 26 kg per hari dan harga jual Rp. 21.000 per Kg, BUMKam Citra Kekatung Lestari diperkirakan mampu membukukan omset kotor tahunan yang
signifikan, mencapai kisaran lebih dari Rp. 200 juta per tahun. Potensi
pendapatan ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK)
secara berkelanjutan.
Keberhasilan
program ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak
di tingkat kampung. Kepala Kampung Kekatung, Bapak H. Heriyanto, menyambut baik
inisiatif BUMKam ini.
"Pemerintah
kampung sangat mendukung penuh kegiatan BUMKam ini. Ini adalah contoh nyata
bagaimana Dana Desa bisa dimanfaatkan secara produktif untuk kemaslahatan
masyarakat dan kemandirian pangan kampung," ujar Bapak H. Heriyanto.
Progres kegiatan
ini juga tidak lepas dari peran aktif Pendamping Desa di semua tingkatan mulai
Pendamping Lokal Desa, Pendamping Desa Kecamatan Dente Teladas dan Jajaran TAPM
Kabupaten Tulang Bawang utamanya Koordinator Wilayah TAPM Tulang Bawang Bapak
Is Hadiman yang melakukan pendampingan intensif, mulai dari tahap perencanaan,
penganggaran, hingga pelaporan saat ini, memastikan transparansi dan
akuntabilitas penggunaan Dana Desa.
Dukungan
administratif juga diperkuat oleh Sekretaris BUMKam Citra kekatung lestari yang di pandu oleh Sekretaris Kampung, Bapak Muhammad Salim
S.Pd, yang memastikan aspek legalitas dan pelaporan kegiatan berjalan
transparan. Sementara itu, Jajaran Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), turut mengapresiasi program ini sebagai langkah strategis dalam
pengawasan dan kemajuan desa.
Melalui program
ayam petelur ini, BUMKam Citra Kekatung Lestari tidak hanya menciptakan sumber
pendapatan asli kampung, tetapi juga memberikan edukasi dan lapangan kerja baru
bagi warga, membuktikan bahwa kemandirian pangan di tingkat desa adalah target
yang realistis untuk dicapai.